BERITA UNIK

Cara Mengatasi Grogi di Detik-detik Jelang Interview Kerja

VipBandarQ Lounge Tak dimungkiri saat ingin melakukan interview kerja, akan ada perasaan grogi dan takut. Yang lebih parah lagi, rasa grogi ini baru muncul di detik-detik terakhir menjelang wawancara, tepatnya sebelum kamu masuk ruang interview.

Tak dimungkiri saat ingin melakukan interview kerja, akan ada perasaan grogi dan takut. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak bagaimana cara mengatasi grogi di detik-detik jelang interview kerja menurut Albert Mahendra selaku HR Officer Jakmall.com dan Karoline A. Sinaga, M.Psi, Psi. sebagai HR Practitioner & Psychologist.

Olah rasa grogimu sebagai perasaan yang positif

Tak dimungkiri saat ingin melakukan interview kerja, akan ada perasaan grogi dan takut. Tak selamanya memiliki rasa grogi adalah hal yang negatif. Justru, rasa grogi bisa menjadi indikasi yang baik. Karenanya, jadikan rasa grogi dan takutmu sebagai hal yang positif.

Perempuan yang bekerja di perusahaan tambang ini pun menambahkan, “Jadi, coba lihat grogi dan takut ini menjadi satu hal positif. Dengan grogi dan takut, kita jadi tahu mau persiapan apa.” 

Mulailah berlatih berbicara di depan cermin sambil menjelaskan skill apa yang kamu miliki!

“Kamu bisa
mencoba untuk berbicara di depan cermin, menjelaskan tentang diri kamu atau mungkin
kamu bisa mencoba untuk berpura-pura menerangkan mengenai skill kamu.” 

Bukan hanya itu, berlatih berbicara di depan cermin juga bisa membuatmu tahu bagaimana gestur tubuhmu dan bagaimana kamu melakukan eye contact kepada HRD kelak. VipBandarQ

Ajaklah teman atau orang terdekat untuk bermain role play sebagai HRD dan pelamar!

Selain berlatih di depan cermin, kamu bisa meminta bantuan teman atau orang terdekat untuk bermain role play sebagai HRD dan pelamar. “Kalau misalnya punya teman, cobalah untuk role play sebagai seorang interviewer dan interviewee. 

Carilah contoh pertanyaan interview kerja dan berlatihlah menjawabnya lewat bantuan aplikasi rekaman suara!

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan perangkat media yang ada pada gawaimu. Karoline menjelaskan, “Boleh latihan recording, boleh nge-print contoh pertanyaan interview di Google apa aja, abis itu latihan jawab. VipBandarQ

Tak dimungkiri saat

Baik Albert dan Karoline sepakat akan hal ini. “Intinya, alah bisa karena biasa. Bukan berarti sering-sering interview gitu ya, tapi sering-sering latihan interview aja,” tutup Karoline.

Baca Juga: 5 Kesalahan Gerak-gerik Fresh Graduate Saat Interview Kerja, Kalem Aja

Proses wawancara kerja masih menjadi hal yang menakutkan untuk sebagian besar orang, termasuk fresh graduate. Tak jarang, para calon kandidat merasa terintimidasi hingga stres karena gugup mengikuti wawancara.

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *