Uncategorized

Nasib Dybala di Juventus tak Menentu, Manchester United Siaga Satu

VipbandarQ Lounge – Dybala sudah menjadi bagian dari skuat Juventus sejak tahun 2015 silam. Ia merupakan salah satu pemain andalan Bianconeri.

Akan tetapi sekarang masa depannya di Juve tak menentu. Sebab ia belum memperpanjang kontraknya di Allians Stadium.

Kontrak Dybala di Juventus berakhir pada musim panas 2022 nanti. Jadi sekarang pemain Argentina itu bisa menggelar negosiasi pra kontrak dengan klub lain pada Januari 2022 ini.

Juventus Ubah Kesepakatan Dengan Dybala

VipBandarQ – Juventus sebenarnya sudah menggelar negosiasi kontrak dengan Paulo. Hal ini membuat ia kesal. Dan sekarang pemain 28 tahun itu siap untuk mendengarkan tawaran dari klub lain.

Manchester United Amati Dybala

Laporan itu kemudian menyebut bahwa situasi ini telah menarik perhatian raksasa Premier League, Manchester United. Entah musim dingin ini atau musim panas 2022 mendatang.

Performa Juventus vs Udinese

Juventus baru saja berduel lawan Udinese. Di laga tersebut pasukan Massimiliano Allegri berhasil menang 2-0 di Allianz Stadium. Paulo Dybala mencetak gol pertama Juve.

Usai laga Dybala menilai penampilan Juventus di laga ini cukup oke. Namun ia berharap Bianconeri bisa mempertahankan performanya tersebut.

“Saya pikir kami bermain bagus. Kami harus berusaha lebih konsisten setelah mencetak gol, karena terlalu sering kami mencetak gol dan kemudian mulai lebih banyak bertahan, menjadi takut menyerang, dan kami tidak bisa terus melakukan itu,” terang ia pada Sky Italia.

Performa tak Bagus Juventus

Paulo Dybala kemudian mengulas performa Juventus secara keseluruhan pada musim 2021-22 ini. Ia mengatakan penampilan Bianconeri tak terlalu bagus.

Jadi ke depannya Juventus harus bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan performanya. Dengan demikian mereka nanti bisa mendapat tiket ke Liga Champions.

“Kami adalah Juventus, tentu saja kami sedang mengejar tiket Liga Champions dan harus berusaha untuk menang. Kami tidak memainkan sepakbola yang bagus,” keluhnya.

“Itu bukan kekuatan kami. Jadi kami harus fokus pada rasa lapar dan berusaha berlari lebih keras daripada orang lain,” sambung Dybala.

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *