BERITA UNIK

Dampak Negatif Jika Kamu Duduk Terus Seharian

VipBandarQ Lounge Duduk dalam waktu singkat bisa menjadi istirahat yang disambut baik jika kamu memiliki gaya hidup aktif. Tetapi duduk sepanjang hari dapat mempengaruhi banyak aspek kesehatan. Tahun 2020 ini membuat perubahan besar dalam gaya hidup sebagian besar orang di dunia. Duduk menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak dilakukan karena memang kita dianjurkan untuk tinggal di dalam rumah dan tak ke mana-mana.

Meski duduk sebenarnya tak berbahaya, tapi jika dilakukan terlalu sering bisa menimbulkan dampak negatif.

Berat badan meningkat

Sederhana. Kalau kamu duduk sepanjang hari, kamu gak akan membakar kalori sebanyak saat kamu aktif bergerak. Jika kamu gak membakar kalori sebanyak yang kamu konsumsi, berat badanmu akan meningkat. Jadi, duduk seharian akan membuat angka di timbanganmu meningkat, terlebih jika kamu gak mempraktikkan pola makan yang sehat.

Sakit punggung dan pundak

Terlebih jika kamu punya postur yang buruk, duduk seharian bisa menimbulkan sakit punggung atau pundak. Membungkuk di depan layar atau bersandar dengan posisi yang tidak benar sepanjang hari bisa membuat tubuhmu merasakan nyeri yang bisa mengganggu aktivitas. VipBandarQ

Mengganggu kesehatan mental

Lagi suntuk? Duduk di sofa dan nonton Netflix seharian mungkin terasa menyenangkan, tapi sebenarnya itu malah bikin kamu merasa lebih bosan dan suntuk dalam jangka panjang. Karena kebiasaan tidak bergerak ada hubungannya dengan kondisi kesehatan mental yang tidak baik, gak ada salahnya kalau kamu berjalan-jalan sesekali demi kesehatan mentalmu.

Insomnia

Beberapa mungkin mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari jika mereka duduk seharian. Meskipun kualitas tidur dipengaruhi banyak faktor, termasuk waktu di depan layar, stress dan konsumsi alkohol, duduk seharian mungkin juga berpengaruh dalam kualitas tidurmu.

Duduk dalam waktu

Hemorroid alias wasir

Menghabiskan terlalu banyak waktu dengan duduk miring dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang besar, dan bahkan menyebabkan pembengkakan yang tidak diinginkan pada rektum alias wasir. Beberapa ahli berpendapat bahwa gaya hidup yang tidak banyak bergerak tampaknya berpengaruh terhadap munculnya wasir.

Pandemik mengubah gaya hidup kita, gak peduli apakah kita suka atau tidak. Dan perubahan gaya hidup yang besar ini tentu menuntut kita untuk melakukan beberapa perubahan juga terhadap diri sendiri, termasuk kebiasaan duduk lama. VipBandarQ

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *