Uncategorized

Fakta seputar Beras Cokelat, Baik untuk Kesehatan Jantung

VipBandarQ Lounge Beras adalah sumber karbohidrat yang dikonsumsi luas di Tanah Air. Selain beras putih, ada banyak jenis beras yang beredar di pasaran.

Beras adalah sumber karbohidrat yang dikonsumsi luas di Tanah Air. Secara umum ada empat jenis beras, yakni beras putih, beras merah, beras cokelat, dan beras hitam. Apa saja? Simak pembahasan di bawah ini sampai habis, ya!

Menjaga kesehatan jantung

Beras cokelat mengandung banyak serat serta senyawa bermanfaat yang bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Sebuah studi dalam jurnal Archives of Internal Medicine tahun 2011 menunjukkan, lebih orang 560.000 orang yang mengonsumsi makan berserat tinggi memiliki risiko 24-59 persen lebih rendah untuk terkena penyakit jantung.

Peningkatan konsumsi makanan yang mengandung magnesium membuat risiko stroke, gagal jantung, dan semua penyebab kematian 7-22 persen lebih rendah.

Ramah untuk orang-orang dengan diabetes tipe 2

Salah satu caranya adalah dengan mengatur pola makan, yaitu bisa mengganti beras putih dengan beras cokelat.

Sebuah penelitian dalam jurnal Nutrition & Diabetes tahun 2017 menunjukkan bahwa orang-orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi dua porsi nasi cokelat per harinya mengalami penurunan gula darah secara signifikan. VipBandarQ

Memiliki kandungan antioksidan

Berdasarkan sebuah penelitian dalam jurnal Antioxidants tahun 2018, beras cokelat dikatakan memiliki lebih banyak kandungan fitokimia. Adanya kandungan tersebut menunjukkan adanya aktivitas antioksidan.

Bebas kandungan gluten

Bila mereka mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, reaksi yang timbul bisa bermacam-macam, seperti sakit perut, perut kembung, hingga muntah. VipBandarQ

Melansir Healthline, beras cokelat secara alami ternyata tidak memiliki kadar gluten, yang tentunya menjadikannya pilihan yang bagus untuk mereka yang tidak bisa atau memilih untuk tidak mengonsumsi gluten.

Beras adalah sumber karbohidrat

Mengandung mangan

Baca Juga: Kombinasi Makanan yang Gak Boleh Dimakan Bersamaan, Bikin Sakit!

Tak seperti hewan, manusia adalah makhluk yang tidak bisa mengonsumsi hanya satu makanan dalam satu waktu. Itulah kenapa kita mengombinasikan berbagai jenis makanan. Misalnya susu dengan buah, nasi dengan ayam serta sayur, dan lain sebagainya.

Namun, ternyata ada sejumlah kombinasi makanan yang justru tidak baik untuk tubuh. Ketika mengonsumsinya, kita berisiko mengalami gangguan pencernaan, reaksi alergi, dan lain sebagainya. 

Ingin tahu kombinasi makanan apa saja yang sebaiknya tidak kita makan bersamaan? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Susu mengandung kasein, sedangkan jeruk adalah asam.

Telur dan bacon adalah menu sarapan populer di negara Barat. Namun, ahli gizi tidak merekomendasikan kombinasi ini karena keduanya terlalu tinggi protein, yang akan membuat lambung bekerja ekstra keras

Piza dan soda memang kombinasi yang lezat, tapi kamu akan kembung dan begah usai memakannya. Sebab, gula yang tinggi dalam soda akan memperlambat proses cerna

Hal ini membuat semua gula yang masuk mengendap dan akhirnya menimbulkan berbagai gangguan pencernaan

Yoghurt dan buah. Bakteri di dalam yoghurt akan “bentrok” dengan gula dari buah, sehingga menimbulkan beragam reaksi. Mulai dari gangguan pencernaan, demam, hingga alergi

Pasta keju dan tomat. Asam dari tomat akan melemahkan enzim di dalam pasta dan merusak susu di dalam keju. Tubuhmu pun akan lemas setelah memakannya

Kentang goreng dan burger adalah kombinasi lezat tetapi berbahaya. Keduanya tinggi akan lemak, gas, dan minyak, sehingga membuat kolesterol dan gula darahmu melonjak

Kombinasi ini membuat tubuh dan pikiran melambat. Reaksi lainnya adalah demam, alergi, dan batuk

Banyak juga, ya, kombinasi makanan yang ternyata tidak sehat untuk tubuh kita. Iya, kan? Jika kamu ingin mengonsumsi makanan-makanan di atas, sebaiknya berikan jeda antara satu sama lain.

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *