BERITA UNIK

Miris, Spesies Hewan Ini Tersisa Kurang dari 100 Ekor di Dunia

VipBandarQ Lounge Ada banyak jenis hewan di dunia ini yang sudah terancam punah. Sebagian besar ancaman tersebut terjadi karena aktivitas manusia yang membuat habitat mereka rusak. Ada banyak jenis hewan pula yang terancam karena pencemaran lingkungan, perburuan besar-besaran, maupun banyak sebab lain.

Beberapa spesies hewan bahkan kini sangat terancam karena populasi mereka di seluruh dunia tinggal kurang dari seratus ekor! Tentu, butuh kerja keras luar biasa plus keajaiban untuk bisa menyelamatkan mereka. Inilah tujuh contoh spesies hewan yang nasibnya sudah berada di ujung tanduk itu.

Badak sumatra

Mereka adalah spesies badak terkecil di dunia, namun ukurannya tetap cukup besar dengan panjang mencapai empat meter dan berat 950 kg. Mereka juga unik karena tubuhnya berambut dan merupakan satu-satunya spesies badak di Asia yang bercula dua.

Laman World Wildlife menyebut bahwa dulu, badak sumatra pernah tersebar di sebagian besar Asia Tenggara, bahkan hingga ke Tiongkok. Namun kerusakan habitat membuat mereka kini hanya tersisa di Pulau Sumatra dan sedikit di Kalimantan.

Badak jawa 

Senasib dengan badak sumatra, badak jawa (Rhinoceros sondaicus) juga sudah sangat terancam. Badak ini hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten, di mana mereka terlindungi dari kerusakan habitat. VipBandarQ

Badak jawa sendiri berukuran lebih besar daripada badak sumatra. Tubuh mereka juga tidak berambut, dan hanya memiliki satu cula. Meski sama-sama berada di Indonesia, badak jawa justru tidak berkerabat terlalu dekat dengan badak sumatra. Sebaliknya, kerabat terdekat badak jawa adalah badak india yang juga tergabung dalam genus Rhinoceros.

Owa hainan

Salah satu jenis hewan yang sudah pasti terkena efek buruk aktivitas pembangunan manusia adalah primata, karena rumah mereka adalah pepohonan di hutan. Salah satu yang paling menderita adalah owa hainan (Nomascus hainanus), spesies owa yang hidup di Pulau Hainan, Tiongkok.

Dengan demikian, mereka adalah spesies kera terlangka di dunia sekaligus salah satu mamalia terlangka.

Owlet-nightjar kaledonia baru

Berbagai spesies burung pun tak luput dari ancaman kepunahan, misalnya burung owlet-nightjar kaledonia baru (Aegotheles savesi). Burung ini masih berkerabat dengan burung frogmouth yang terkenal memiliki paruh lebar. Sesuai namanya, burung ini merupakan endemik Kaledonia Baru, sebuah kepulauan di Oseania. VipBandarQ

Dilansir Edge of Existenceowlet-nightjar kaledonia baru adalah burung yang sangat misterius. Hanya ada dua spesimen yang pernah ditemukan, dan salah satunya disimpan di Museum Nasional Liverpool. Karena sangat langka, diperkirakan populasi burung ini di alam bebas hanya kurang dari 50 ekor.

Ular racer saint lucia

Sementara ular racer saint lucia (Erythrolamprus ornatus) adalah ular paling langka di dunia, dengan populasi diperkirakan hanya kurang dari 20 ekor saja. Ular ini dinamakan berdasarkan pulau asalnya yaitu Pulau Saint Lucia di Karibia. Namun laman Fauna Flora menyebut bahwa mereka kini hanya terdapat di sebuah pulau kecil bernama Maria Major.

Ular ini sendiri berukuran relatif kecil dengan panjang maksimal hanya 1,2 meter. Mereka tidak berbisa, dan makanan utama mereka adalah kadal.

Vaquita 

Mamalia laut terlangka di dunia, sekaligus salah satu mamalia paling langka di dunia. Vaquita (Phocoena sinus) adalah spesies porpoise terkecil, dengan panjang hanya 1,5 meter dan berat 54 kg. Mereka masih berkerabat dengan lumba-lumba dan paus. Vaquita hanya terdapat di Teluk Meksiko, California.

Aktivitas manusia di teluk tersebut adalah sebab utama populasi mereka berkurang drastis. Mereka sering terbunuh akibat terperangkap jaring penangkap ikan ilegal.

banyak jenis hewan

Penyu raksasa tempurung lunak 

Penyu raksasa tempurung lunak (Rafetus swinhoei) adalah penyu unik yang memiliki tempurung lunak dan hidup di air tawar, tepatnya di Sungai Yangtze, Tiongkok. Perburuan untuk diambil dagingnya serta polusi air membuat nasib penyu ini sangat terancam.

Berapa populasi mereka saat ini? Rinciannya adalah dua ekor di penangkaran dan satu ekor di alam bebas. Padahal penyu ini memiliki penampilan yang luar biasa, dengan ukuran mencapai 1 meter dan berat 120 kg. Sayang banget kalau mereka sampai punah!

Tujuh spesies di atas hanya contoh beberapa spesies yang keberadaannya saat ini sudah benar-benar di ujung tanduk. Masih ada banyak spesies lain yang terancam, dan banyak pula yang sudah benar-benar punah. Maka kita sebagai manusia harus mulai peduli dengan kehidupan hewan liar di sekitar kita supaya gak semakin banyak hewan yang punah dari muka bumi.

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *