BERITA KESEHATAN BERITA UNIK BERITA VIRAL

Bahaya Vape Bagi Kesehatan, Memicu Kanker

VIP BANDARQ LOUNGE – Bahaya Vape Bagi Kesehatan, Memicu Kanker, Vape merupakan perangkat elektronik yang bekerja dengan memanaskan cairan dan menghasilkan aerosol atau campuran partikel kecil di udara.

1. Risiko Kecanduan

Bahaya

Tes laboratorium yang di lakukan Food and Drug Administration menemukan bahwa ketidaksesuaian kadar nikotin dalam label katrid isi ulang dengan aslinya Meski pada katrid vape tertulis ‘nicotin-free’, belum tentu benar-benar bebas nikotin.

Di lansir Heart, nikotin merupakan senyawa yang membahayakan dan sangat adiktif. Mengonsumsinya secara rutin berisiko tinggi menyebabkan peningkatan tekanan darah, detak jantung, aliran darah ke jantung dan penyempitan arteri, hingga menyebabkan serangan jantung. 

2. Tingkatkan Potensi Kanker

Bahaya

Faktanya, vape mengandung senyawa logam lebih banyak dari rokok biasa.Termasuk kandungan timah, nikel, perak, besi, aluminium, silikat, dan kromium. Partikel-partikel tersebut dapat merusak sistem pernapasan dan pertumbuhan sel abnormal.

Mengutip California Department of Public Health dalam Undo, senyawa kromium dan nikel di kaitkan erat dengan gangguan pernapasan, termasuk kanker paru-paru. Hal ini sama dengan kandungan kadmium yang sejatinya merupakan pigmen untuk mewarnai plastik, keramik, dan kaca.

3. Turunkan Kekebalan Tubuh

Bahaya

Sebuah penelitian yang di terbitkan melalui University of North Carolina, Chapel Hill, mencoba mencari tahu kekebalan tubuh dan kemampuan sel tubuh dalam melawan infeksi. Respondennya merupakan perokok aktif, pengguna vape, dan bukan perokok.

Hasilnya, perokok aktif dan pengguna vape sama-sama menunjukkan tanda-tanda berkurangnya aktivitas 594 gen. Gen tersebut berperan mendukung sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi Penemuan ini membuktikan bahwa senyawa dalam cairan vape guna menciptakan uap memiliki efek imunosupresi pada tubuh.

4. Pemanasan & Meledak

Sebagaimana di sebutkan sebelumnya, vape bekerja dengan memanaskan cairan dan mengubahnya menjadi aerosol.

Oleh karena itu Kemampuan pemanasan pada vape di tenagai oleh baterai lithium ion yang tertanam di dalamnya. Di lansir WebMD, penggunaan baterai ini pada vape tidak di atur secara ketat sehingga kualitasnya bisa jadi rendah.

Oleh Karena itu Hal tersebut tentu berisiko menyebabkan ledakan yang berbahaya dan memicu luka bakar serius. Kenneth Barbero dari Albany adalah salah satu korban ledakan vape dan mengalami luka parah, Dalam sebuah wawancara, Kenneth menjelaskan bahwa ledakan itu merobek lidahnya. KartuOnlineTerpercaya

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *