BERITA KESEHATAN BERITA VIRAL Uncategorized

5 Hal yang Perlu Diketahui Orangtua terkait Hepatitis Akut Misterius

VIP BANDARQ LOUNGE
Hepatitis Akut – Kasus hepatitis akut misterius atau acute hepatitis of unknown aetiology pada anak-anak masih berlanjut.

Karenanya, orangtua di minta untuk mewaspadai gejala hepatitis pada anak-anak mereka. Guna mendidik orangtua terkait gejala hepatitis akut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengeluarkan peringatan kesehatan pada Selasa (10/5).

Mendengar tentang penyakit hati yang parah pada anak-anak dapat mengkhawatirkan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kesehatan anak Anda, hubungi penyedia layanan kesehatan anak Anda.

CDC menambahkan bahwa orangtua harus menyadari gejala yang terkait dengan peradangan hati, termasuk demam, kelelahan, mual, dan penyakit kuning yang di tandai menguningnya kulit dan mata.

Hepatitis berarti peradangan hati. Ini dapat di sebabkan oleh penggunaan alkohol berat, racun, beberapa obat, kondisi medis dan sering di sebabkan oleh virus, menurut CDC.

Berikut adalah lima hal yang perlu di ketahui tentang peringatan CDC tentang hepatitis akut pada anak:

Bersifat Global

Kemenkes: 7 dari 18 Pasien Diduga Hepatitis Akut Meninggal - Nasional  Tempo.co

Pada April, para peneliti di Amerika Serikat dan Eropa mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki sekelompok kecil kasus yang muncul di seluruh dunia.

Hingga minggu ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 340 kemungkinan kasus hepatitis pada anak-anak telah di laporkan di 20 negara.

Di AS, setidaknya ada 109 kasus hepatitis akut yang di konfirmasi dengan lima kematian di lebih dari 25 negara bagian dan Puerto Riko, menurut CDC.

Penyebab Belum Di ketahui

Hepatitis Akut – Penyebab kasus hepatitis yang di laporkan pada anak-anak di AS masih belum di ketahui, menurut CDC.

“Kami tidak tahu dan sedang menyelidiki peran apa yang di mainkan faktor lain dalam penyakit ini, seperti paparan racun atau infeksi lain yang mungkin di miliki anak-anak,” tulis badan tersebut dalam peringatan kesehatan terbarunya.

CDC juga menambahkan bahwa penyebab kasus hepatitis pada anak yang masih belum di ketahui adalah hal yang tidak biasa.

Beberapa anak yang menderita hepatitis juga memiliki adenovirus tipe 41, sejenis virus yang dapat menyebabkan penyakit perut parah pada anak-anak, menurut CDC.

Adenovirus adalah berbagai jenis virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga bronkitis akut, pneumonia, mata merah dan gastroenteritis akut, atau radang perut.

Vaksin Hepatitis Tidak Melindungi Terhadap Wabah Ini

Sudah 15 Kasus di Indonesia, Penyebab Hepatitis Akut Misterius Masih Belum Diketahui

Virus hepatitis adalah penyebab paling umum dari hepatitis di dunia, termasuk hepatitis A, B, dan C, tetapi mereka telah di kesampingkan dalam wabah terbaru.

Jenis hepatitis yang terlihat dalam vaksin ini tidak tercakup oleh vaksin hepatitis yang di terima anak-anak, menurut Dr. Jennifer Ashton, kepala koresponden medis ABC News.

“Kasus hepatitis ini tidak ada yang (tercakup oleh vaksin), jadi ini benar-benar membingungkan pejabat kesehatan masyarakat pada saat ini,” kata Ashton pada Rabu.

Tidak Terkait dengan Vaksin COVID-19

Hal keempat yang perlu di ketahui orangtua terkait hepatitis akut misterius menurut CDC adalah, penyakit ini tidak terkait dengan vaksin COVID-19.

Pejabat kesehatan tidak percaya wabah saat ini dalam kasus anak-anak terkait dengan virus Corona baru atau vaksin COVID-19, menurut Ashton.

“Saya baru saja berbicara dengan direktur CDC, Dr. Rochelle Walensky,” kata Ashton.

“Dia ingin saya menekankan bahwa sebagian besar kasus ini terjadi pada anak-anak berusia 2 hingga 5 tahun. Anak-anak ini, seperti yang kita semua tahu, tidak memenuhi syarat untuk vaksin COVID, jadi ini tidak ada hubungannya dengan vaksin.”

Hubungi Dokter Jika Gejala Muncul

Hepatitis Akut – CDC telah menyarankan orangtua untuk mewaspadai gejala pada anak-anak mereka termasuk:

-Demam dan kelelahan

-Mual dan muntah

-Sakit perut

-Nyeri sendi

-Penyakit kuning 

-Menguningnya bagian putih mata atau kulit

-Perubahan dalam warna urine atau feses

Jika salah satu dari gejala tersebut muncul, orangtua harus menghubungi dokter anak-anak mereka secepat mungkin, menurut CDC.

Badan tersebut juga mendesak orangtua untuk memastikan anak mereka mengikuti semua vaksinasi dan mengikuti protokol kesehatan, seperti sering mencuci tangan, menghindari orang yang sakit, menutupi batuk dan bersin mereka dan menghindari menyentuh mata, hidung atau mulut.

Di Indonesia

Hepatitis akut juga terjadi di Indonesia. Pada Jumat (13/5) Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril, SpP, MPH menyampaikan update hepatitis akut misterius di Tanah Air.

Menurutnya, hingga Jumat ada 18 kasus yang bergejala hepatitis akut misterius.

“Saya ulangi ada 18 kasus yang bergejala yang disebut dengan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya,” ujar Syahril dalam konferensi pers daring bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Jumat (13/5/2022).

Bahkan, dari kasus-kasus ini ada pula pasien yang meninggal dunia. Sejauh ini, pasien yang meninggal akibat hepatitis akut ada 7 orang.

“Dari 18 ini pasien ada yang meninggal 7 orang dan hidup 11 orang.”

Rincian lebih lanjut dari 18 kasus ini adalah, yang probable ada 1 orang, pending classification 9 orang, discarded 7 orang, dan dalam proses verifikasi 1 orang.

Sebarannya ada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur. Sebaran terbanyak ada di DKI Jakarta yakni sebanyak 12 orang.

VIP BANDARQ REGISTER
Lalu, dari data yang disampaikan Syahril dari 18 kasus, terbanyak pada anak usia 5 sampai 9 tahun.

Punya masalah pada Keuangan? Pendapatan kurang?
VipBandarQ solusi dari segala masalah anda!
Daftarkan diri anda sekarang juga dan Raih Kemenangan Besarnya !
Info lebih lanjut
WhatsApp : +62 852-3366-2112

Punya masalah pada Keuangan? Pendapatan kurang?
VipBandarQ solusi dari segala masalah anda!
Daftarkan diri anda sekarang juga dan Raih Kemenangan Besarnya !
Info lebih lanjut
WhatsApp : +62 852-3366-2112

cs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *